Hujan Pertama di Bulan Oktober
Ayah, lihat yah, hujan sudah turun. Apa aku boleh main hujan. Aku ingin main yah. Lagipula aku sudah besar. Ayah takut aku diserang flu dan batuk-batuk. Biasanya kalau hujan turun yah, buah pohon anggur kita banyak berjatuhan. Ayah masih tidak mengijinkanku. Akan kuambilkan buah anggurnya untuk ayah. Jangan nak, nanti kau sakit. Sepanjang hari kota kita diselimuti kemarau. Kalau kau main hujan bagaimana aku harus bilang ke nenekmu. Ingat nenekmu tidak mau kau sakit. Nenekmu tidak ingin kau flu dan batuk-batuk yang sangat ayah benci itu. Apa kau ingin nenek menungguimu sepanjang malam tak bisa tidur. Apa kau tega melihat mata nenekmu yang tiap hari semakin awas memandangiku karena aku tidak bisa merawatmu seperti ibumu. Nak, tentu kau tak ingin itu. Besok, saat embun masih membasahi akan ayah ambil buah anggur kita itu. Jangan sekarang nak, sudah larut malam. Apa kau tidak takut kalau ular tiba-tiba datang dan menggigitmu. Kau memang tidak menghiraukannya. Jangan nak, ja...